Pages

Senin, 14 Januari 2013


PERAN KOPERASI SIMPAN PINJAM DALAM PERKEMBANGAN UMKM



Oleh
Ruyanita Febriani
18211850









FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS GUNADARMA
2012






Koperasi Simpan Pinjam dan UMKM
Indonesia sebagai salah satu negara berkembang dengan kekayaan alam yang melimpah, tetap tidak terlepas dari permasalahan kemiskinan dan pengangguran. Kemiskinan dan pengangguran merupakan permasalahan semua pihak baik dari pemerintahan sampai kepada tiap individu masyarakat. Maka dari itu, salah satu yang dapat membantu perekonomian masyarakat adalah Koperasi Simpan Pinjam. Koperasi simpan pinjam atau KSP merupakan koperasi yang aktif memberikan bantuan kredit kepada UMKM. Penyaluran kredit yang dilakukan KSP kepada UMKM anggotanya sesuai dengan pengajuan para anggotanya tanpa selektif, agar semua anggotanya mendapatkan haknya.
Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah  upaya terpenting yang dapat  mewujudkan pembangunan yang merata dan adil. Koperasi dan UMKM berperan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomidan pencipta lapangan pekerjaan. Ketentuan ini telah tercantum dalam dokumen RPJPN 2005-2025. Program jangka menengah yang akan dijelaskan dalam RPJPN 2005-2025 sebaiknya mencerminkan strategi pemberdayaan koperasi dan UMKM dalam lingkup makro, meso, maupun mikro. Pada tataran makro, RPJMN 2010-2014 harus memuat kebijakan perbaikan lingkungan usaha yang diperlukan dalam rangka peningkatan daya saing koperasi dan UMKM.
Peran pemerintah harus benar-benar tepat dan mampu membantu usaha yang sangat penting bagi penciptaan lapangan kerja ini, agar dalam jangka menengah pemerintah harus berani mengubah paradigma pemberdayaan yang selama ini dipakai. Salah satunya adalah mengubah asumsi yang selama ini memandang koperasi dan UMKM sebagai lembaga usaha yang skalanya lemah.
Koperasi simpan pinjam diharapkan bisa memberikan pelatihan bagi anggotanya agar mampu meningkatkan efisiensi biaya. Selain itu, berikutnya diharapkan manajemen koperasi harus menjalankan fungsi-fungsi manajemen agar perusahaan koperasi dapat berjalan secara efisein dan efektif dalam memenuhi tujuan promosi anggota.
Peran koperasi dalam perkembangan UMKM sangat penting, karena sebagian besar penduduk Indonesia berpendidikan rendah dan hidup dalam kegiatan usaha kecil, baik tradisional maupun modern.  Oleh karena itu pembinaan dan pengembangan UKM saat ini dirasakan semakin mendesak dan sangat strategis  untuk mengangkat perekonomian rakyat, maka kemandirian UKM dapat tercapai dimasa mendatang. Dengan berkembangnya perekonomian rakyat diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka kesempatan kerja, dan memakmurkan masyarakat secara keseluruhan. Koperasi dapat memberikan sumbangannya bagi pembangunan ekonomi sosial  bagi Negara yang sedang berkembang. Koperasi merupakan  alat yang efektif untuk  meperbesar golongan menengah,  memperbaiki  keadaan ekonomi  dan sosial yang lebih aktif  diantara petani kecil,  pengrajin dan pedagang eceran, mempertebal semangat kewira koperasian dan memperluas kesempatan kerja. Oleh sebab itu, sumbangan utama koperasi terhadap pembangunan ekonomi dan sosial  secara keseluruhan adalah membantu membangun struktur ekonomi dan sosial yang kuat.





DAFTAR PUSTAKA


-       Meso (menengah)
-       RPJPN (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional) 2005-2025
-      RPJMN (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah) 2010-2014
-       Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian